Kamis, 10 Oktober 2013

IKHLAS, JUJUR DAN NIAT YANG SHALIH

Abu Dzar mengatakan aku bertanya pada Rasulullah saw. mengenai apa ihlas itu? Lalu beliau menjawab: "Hingga aku bertanya mengenai hal itu pada jibril," lalau ia menanyakan tentang itu pada Jibril: ia (Jibril) berkata: "Hingga aku bertanya tentangnya pada Mikail," lalu ia bertanya pada Mikail, maka Mikail menjawab: "Hingga aku bertanya pada Tuhan Yang Maha Perkasa lalu ia bertanya pada Tuhannya yang Maha Tinggi tentangnya, lalu DIA berfirman: "Ihlas adalah salah satu rahasia dari berbagai rahasia-Ku yang Aku letakan pada hati yang aku kehendaki dari hamba-hambaku.” Ibn umar mengatakan saat tiga kelompok dari yang sebelum kalian berjalan saat mereka ditimpa hujan lalau mereka beristirahat di suatu gua lalu gua itu menutup mereka, lalu sebagian mereka berkata pada sebagiannya lagi waduh... demi Allah tidak akan ada yang menyelamatkan kalian kecuali sedekah (kebaikan) maka memohonlah masing-masing dari kalian dengan (pelantaraan) yang ia ketahui bahwa ia telah bersedekah pada-Nya, salah seorang dari mereka berkata: "ya Allah sungguh Engkau mengetahui l bahwa aku punya pekerja untuk pekerjaanku pada sesibak padi lalu ia pergi dan meniggalkannya dan saya melakukan pekerjaan menyibak padi itu lalu aku menanamnya maka perkaranya menjadi begitu hingga aku menjualnya dengan قراوانه dia datang meminta upahnya lalu saya katakan padanya saya melakukan pada unta itu maka itu (unta) dari sesibak padi itu lalu ia menggiringnya, ‘apabila engkau tahu bahwa aku melakukan itu karena takut padamu maka kelurakanlah kami! Lalu batu itu terbenam hanya saja mereka tak dapat keluar’. Yang lainnya berkata: ya allah saya puny anak paman dan dai itu sangat saya sukai lalu saya mengajaknya bebuat dosa, maka dia menolak hingga ia sakit beberapa tahun, lalu dia datang kepadaku maka aku beri dia 120 dinar dengan syarat dia membiarkan antaraku dan antara dirinya, lalu ia lakukan sehingga apabila saya menguasainya dia berkata saya tidak halal untukmu melucuti penutup kecuali dengan haknya maka saya keluar dari berbuat dosa padanya dan saya berpaling darinya padahal dia itu sangat saya sukai dan saya meninggalkan emas yang saya berikan padanya, ya allah apabila aku lakukan itu demi mencari keridlaanmu maka lepaskanlah kami lalu batu itu tebuka hanya saja mereka tak dapat keluar darinya, dan yang ketiga berkata : ‘ya allah saya memiliki orang tua yang sudah tua renta dan saya tidak غبق sebelum keduanya baik keluarag dan harta lalu saya jauh mencari kayu bakar, lalu aku tidak beristirahat karena keduanya sehingga keduanya tidur lalu menyelimuti keduanya dengan غبق keduanya lalu aku menemukan keduanya tertidur , aku tidak senang untuk غبق sebelum keduanya, lalu aku diam sedang mangkuk ditanganku aku menunggu keduanya bangu sampai terpit pajar’, ya allah apabila aku melakukan itu demi mencari ridlamu maka keluarkanlah kami, lalu batu itu bergeser dan mereka keluar berjalan. Rasulullah saw bersabda: ‘barang siapa meninggalkan dunia dalam keadaan ikhlas karena allah saja tiada sekutu baginya, menegakan salat, menunaikan zakat, maka ia meniggalkannya sambil allah meridlainya’, seseorang bertanya pada rasulullah saw lalu ia berkata: ‘wahai rasulullah saw apa iman itu? Ia menjawab: ‘ikhlas’ lalu ia berkata apa yakin itu? Ia menjawab:’membenarkan’ rasulullah saw pernah bersabda: ‘ikhlaskanlah agamamu maka cukup bagimi amal yang sedikit’ rasulullah saw bersabda: ‘umat ini ditolong oleh orang lemahnya dengan do’a mereka,salat mereka dan keikhlasan mereka’ dan beliau saw bersabda: ‘sesungguhnya allah tidak menerima amal kecuali yang tulus dan mencari keridlaan nya dennga amal itu’ ubadah ibn shamit ra. Berkata: pada hari kiamat di datangkan dunia lalu dikatakan: ‘pisahkanlah darinya yang karena allah kemudian lemparkanlah sesisanya ke dalam neraka’ beliau saw bersabda: ‘manusia dibangkitan berdasarkan seukuran niatnya’ dan beliau saw bersabda: ‘sesungguhny allah azza wa jalla tidak melihat pada tubuh kalian, rupa kalian, tapi dia melihat pada hati kalian’ hadis-hadis mengenai hal itu sangat populer dan banyak sekali allahlah yang lebih tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar